Jadwal Lengkap Turnamen BWF 2025: Setahun Penuh Aksi, Indonesia Bersiap Ukir Prestasi
Tahun 2025 akan menjadi salah satu musim tersibuk dalam kalender bulu tangkis dunia. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi merilis rangkaian turnamen yang mencapai 164 agenda internasional, mulai dari turnamen berlevel Super 1000 hingga kompetisi junior. Para pemain terbaik dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, akan bersaing memperebutkan gelar-gelar bergengsi sepanjang tahun.
Turnamen pembuka musim adalah Malaysia Open 2025, yang berlangsung pada 7–12 Januari dan menjadi ajang Super 1000 pertama tahun ini. Sementara itu, kompetisi penutup adalah BWF World Tour Finals 2025, dijadwalkan pada 10–14 Desember. Musim yang padat ini menjadi momen krusial bagi para pebulu tangkis Indonesia untuk menjaga konsistensi performa sekaligus meningkatkan peringkat dunia.
Dengan jadwal yang begitu panjang dan tersebar di berbagai negara, dukungan publik menjadi faktor penting bagi para atlet Indonesia. Berikut rangkuman lengkap turnamen BWF tahun 2025 yang wajib dipantau para pecinta bulu tangkis Tanah Air.
Akses Siaran Langsung: Cara Menonton Turnamen BWF 2025
Seluruh rangkaian pertandingan bulu tangkis sepanjang tahun dapat disaksikan melalui SPOTV, baik melalui situs maupun aplikasi Vidio. Penonton dapat memilih berbagai paket berlangganan sesuai kebutuhan, mulai dari Platinum Extra, Ultimate, hingga paket khusus BWF + SPOTV yang memungkinkan akses ke semua perangkat.
Perlu diingat bahwa jadwal siaran dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan penyiar tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Rangkuman Jadwal Turnamen BWF 2025
Berikut daftar turnamen sepanjang tahun, tersusun per bulan agar lebih mudah dipantau.
Januari 2025: Musim Dimulai di Asia dan Eropa
- Malaysia Open (Super 1000) – 7–12 Januari
- Estonian International (International Series) – 9–12 Januari
- India Open (Super 750) – 14–19 Januari
- Swedish Open (International Series) – 16–19 Januari
- Indonesia Masters (Super 500) – 21–26 Januari
- Berlanjut dengan seri junior, Future Series, hingga Thailand Masters (Super 300).
Bulan pertama ini langsung menyuguhkan tiga turnamen besar yang biasanya menjadi barometer kekuatan pemain sebelum memasuki fase kompetitif berikutnya.
Februari 2025: Pesta Beregu Antar Benua
Februari menjadi bulan penting karena dipenuhi kejuaraan beregu kontinental:
- Badminton Asia Mixed Team Championships
- European Mixed Team Championships
- Oceania Mixed Team Championships
- Pan American Cup
- All Africa Championships
Selain itu, turnamen individu seperti German Open (Super 300) dan berbagai ajang International Challenge berlangsung merata di Eropa, Afrika, dan Asia.
Maret 2025: All England Jadi Sorotan Utama
- All England Open (Super 1000) – 11–16 Maret
Turnamen tertua dan paling prestisius ini selalu menjadi panggung pembuktian elite dunia. Pada bulan yang sama, ada pula: - Orleans Masters (Super 300)
- Swiss Open (Super 300)
- Vietnam International Challenge
April 2025: Kejuaraan Benua Serentak
Bulan ini diisi ajang elite tingkat benua:
- Badminton Asia Championships
- European Championships
- Pan Am Championships
Tak ketinggalan, Sudirman Cup Finals yang mempertemukan negara-negara terkuat.
Mei 2025: Rangkaian Super 500 Hingga Super 750
Turnamen besar kembali hadir pada Mei:
- Thailand Open (Super 500)
- Malaysia Masters (Super 500)
- Singapore Open (Super 750)
Bulan ini biasanya menjadi momen bagi para pemain mencari poin besar sebelum memasuki periode super sibuk di pertengahan tahun.
Juni 2025: Indonesia Open Siap Menggema
- Indonesia Open (Super 1000) – 3–8 Juni
Ajang terbesar di Tanah Air ini menjadi tempat para pemain top dunia bertarung memperebutkan hadiah besar dan poin ranking penting. Dukungan suporter Indonesia juga selalu menjadi magnet utama turnamen.
Selain Indonesia Open, ada pula US Open (Super 300) dan rangkaian turnamen junior di Eropa dan Amerika.
Juli 2025: Jepang dan China Jadi Sorotan
- Japan Open (Super 750) – 15–20 Juli
- China Open (Super 1000) – 22–27 Juli
Dua turnamen besar ini sering disebut sebagai “mini world championships” karena kualitas pemain yang turun hampir selalu terbaik.
Agustus 2025: Momentum BWF World Championships
- BWF World Championships 2025 – 25–31 Agustus
Ini merupakan puncak kompetisi individual paling bergengsi di dunia. Gelar juara di sini bahkan dianggap lebih prestisius daripada gelar Super 1000.
Bulan ini juga diisi berbagai turnamen Future Series dan International Challenge sebagai pemanasan menuju Kejuaraan Dunia.
September 2025: Turnamen Beruntun di Asia
Deretan turnamen besar kembali bergulir:
- Hong Kong Open (Super 500)
- Indonesia Masters Super 100 (I)
- China Masters (Super 750)
- Korea Open (Super 500)
Indonesia juga memiliki perwakilan di Indonesia International Challenge, menjadikan September bulan penting bagi atlet nasional.
Oktober 2025: Denmark Open Hingga French Open
Oktober masuk ke fase seri Eropa:
- Denmark Open (Super 750)
- French Open (Super 750)
- Arctic Open (Super 500)
Ini merupakan periode kritis menjelang akhir musim, di mana pemain berebut tiket menuju World Tour Finals.
November 2025: Menjelang Penutupan Musim
- Korea Masters (Super 300)
- Kumamoto Masters Japan (Super 500)
- Australian Open (Super 500)
Sejumlah pemain biasanya memanfaatkan turnamen ini untuk mengamankan poin terakhir sebelum Grand Finals.
Desember 2025: Penentuan Juara Dunia Tur
- BWF World Tour Finals 2025 – 10–14 Desember
Turnamen prestisius dengan peserta terbatas hanya bagi pemain terbaik sepanjang musim. Ajang ini menjadi panggung terakhir penutup tahun.
Dukungan untuk Indonesia: Satu Tahun Kompetisi yang Menantang
Dengan total 164 turnamen sepanjang tahun, para atlet Indonesia akan menghadapi musim yang panjang, berat, tetapi penuh peluang.
Nama-nama senior hingga pemain muda diprediksi tampil di berbagai level kompetisi, mulai dari Super 100 hingga Super 1000. Jadwal padat tentu menuntut konsistensi fisik dan mental, sehingga dukungan masyarakat menjadi bagian penting bagi keberhasilan mereka.
Para pecinta bulu tangkis diharapkan terus mengikuti perkembangan atlet Indonesia melalui siaran langsung yang tersedia, serta memberikan dukungan pada ajang-ajang penting seperti Indonesia Masters, Indonesia Open, dan turnamen-turnamen besar lainnya.
Musim 2025 bukan sekadar kalender yang padat, tetapi juga harapan besar bagi Merah Putih untuk menambah koleksi gelar dunia.

