Latar Pertandingan: Comeback Dramatis di Bernabéu
Pada Rabu dini hari (11 Desember 2025 WIB), Manchester City berhasil membalikkan kedudukan dan menundukkan Real Madrid 2-1 dalam laga pekan keenam fase grup UEFA Champions League 2025/2026, di Stadion Santiago Bernabéu. Gol penyama dari Nico O’Reilly lewat rebound sundulan rekan bek, dan penalti tenang dari Erling Haaland sebelum turun minum, menjadi penentu kemenangan dramatis bagi tim asal Inggris.
Kemenangan ini bukan hanya penting dari segi hasil — tetapi juga menegaskan karakter kebangkitan City, terutama di markas klub besar seperti Real Madrid.
🎯 Rapor Pemain: Siapa yang Bersinar, Siapa yang ‘Hanya Tahan’

Pemain Manchester City, Erling Haaland (tengah), merayakan gol kedua timnya bersama rekan-rekan dalam laga Liga Champions melawan Real Madrid, Kamis, (11/12/2025).
Berdasarkan rapor pemain dari laporan pasca-laga, berikut penilaian individu terhadap para pemain Manchester City — dari lini belakang hingga penyerang.
🛡️ Kiper & Bek
- Gianluigi Donnarumma – Nilai 6
Stabil, meski tidak terlalu sibuk. Ia kebobolan satu kali namun tidak melakukan kesalahan fatal; beberapa situasi bola mati di akhir laga sempat mengancam. - Matheus Nunes – Nilai 6
Awal laga sempat gugup ketika harus hadapi pemain sayap Madrid, tapi seiring pertandingan berjalan, mulai menemukan ritme dan memperbaiki antisipasi. - Ruben Dias – Nilai 7
Bek paling konsisten malam itu: beberapa blok krusial, disiplin posisi, dan andal dalam duel — membantu menjaga struktur lini belakang. - Josko Gvardiol – Nilai 6
Sempat melakukan kesalahan berpotensi penalti, yang kemudian dibatalkan VAR. Belakangan tampil lebih rapi dan bahkan sundulannya menghasilkan rebound gol O’Reilly.
Verdict lini belakang: Campuran antara stabilitas (Dias, Donnarumma) dan adaptasi (Nunes, Gvardiol). Pertahanan tidak sempurna, tapi cukup solid menahan tekanan Madrid sebagian besar laga.
🎯 Gelandang & Kreator Serangan

Pemain Manchester City Nico O?Reilly berdiri di samping pelatih Pep Guardiola dalam laga Liga Champions melawan Real Madrid, Rabu (10/12/2025).
- Nico O’Reilly – Nilai 8 (Man of the Match)
Penampilan terbaik di tim: setelah awal goyah, ia bangkit luar biasa — aktif di sisi kiri, tajam di duel, dan pentingnya gol penyama sebagai momentum kebangkitan City. - Rayan Cherki – Nilai 8
Penuh kreativitas dan percaya diri; umpan sepak pojoknya memicu gol O’Reilly, dan sepanjang babak kedua terus mencoba membongkar pertahanan Madrid lewat dribel dan pergerakan tajam. - Bernardo Silva – Nilai 6
Penampilan di bawah standar; beberapa kehilangan bola di area transisi dan kalah dalam duel fisik, terutama saat gol Madrid terjadi.
⚽ Penyerang & Lini Depan
- Erling Haaland – Nilai 7
Tidak banyak merepotkan pertahanan seperti biasanya, tapi menunjukkan mental besar: eksekusi penalti dengan tenang sebelum jeda menjadi gol penentu. Setelah itu perannya lebih berhati-hati. - Phil Foden & Jeremy Doku – Nilai 6
Keduanya kesulitan mencari ruang dan menciptakan peluang besar — sedikit pengaruh dibanding biasanya. City lebih mengandalkan pertahanan dan serangan balik ketimbang dominasi penguasaan bola.
🔄 Pemain Cadangan & Rotasi
Pengganti seperti Salvinho dan Reijnders masuk untuk menjaga ritme dan membantu stabilitas — misalnya Salvinho dengan energi dan pressing di menit akhir. Tapi kontribusi mereka relatif minimal.
📌 Intisari & Pengaruh Hasil Ini
- Mental juang & karakter tim diuji — dan lolos
Tertekan sejak awal, City bisa bangkit lewat disiplin taktis dan determinasi individu, terutama dari pemain pelapis (O’Reilly & Cherki). Ini menunjukkan bahwa bukan hanya nama besar yang menentukan, melainkan kolektivitas dan mentalitas. - Kedalaman skuat terbukti penting
Tanpa tampil dominan di lini tengah atau depan, City tetap bisa menang atas tim kuat seperti Real Madrid. Kemampuan pemain cadangan untuk menekan dan menjaga struktur menjadi kunci. - Momentum untuk fase gugur
Menang di Bernabéu dan menutup fase grup dengan hasil positif memberi kepercayaan diri besar. Jika skema ini bisa dipertahankan — disiplin, efisiensi, kolektivitas — City bisa jadi ancaman serius di fase knockout.

Pemain Real Madrid, Rodrygo (kiri), berebut bola dengan pemain Manchester City Nico Gonzalez dalam laga Liga Champions, Kamis, (11/12/2025).
Laga di Bernabéu menunjukkan bahwa jika dibutuhkan — ketika tekanan tinggi dan hasil wajib — Manchester City mampu bangkit dengan karakter, kerja keras, dan distribusi tanggung jawab ke seluruh skuat.
Penampilan gemilang dari O’Reilly dan Cherki, plus ketenangan Haaland di momen krusial, membuktikan bahwa City bukan hanya punya pemain bintang — tetapi juga kedalaman dan mentalitas kolektif.
Hasil ini bisa jadi pembuka jalan menuju keberhasilan besar di Liga Champions — asalkan skema, fokus, dan kompak tetap dijaga.
