Update Klasemen Medali SEA Games 2025 Thailand: Indonesia Kokoh di Peringkat Kedua
Newsfootball.id Pergerakan klasemen medali SEA Games 2025 Thailand terus menunjukkan dinamika menarik sejak upacara pembukaan pada 9 Desember lalu. Hingga Kamis (11/12/2025) pukul 09.00 WIB, kontingen Indonesia mengamankan posisi kedua dalam klasemen sementara dengan perolehan 5 emas, 9 perak, dan 7 perunggu. Capaian ini memperlihatkan konsistensi performa atlet Indonesia dalam mengawali persaingan ketat di pesta olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut.
Emas Pertama dari Taekwondo
Indonesia membuka daftar medali emas melalui cabang olahraga taekwondo. Trio Muhammad Rizal, Muhammad Hafizh Fachrul Rhazy, dan Muhammad Alfi tampil percaya diri dan menguasai arena sejak babak awal. Mereka menutup final dengan skor meyakinkan untuk memastikan medali emas pertama untuk Merah Putih.
Keberhasilan tersebut tidak hanya mengangkat moral tim taekwondo, tetapi juga memberi dorongan positif bagi seluruh kontingen. Para pelatih menyebut kemenangan itu sebagai bukti kemampuan atlet Indonesia yang bersaing di level ASEAN.
Kayak Sumbang Emas Berharga
Cabang kayak ikut menambah daftar emas Indonesia. Empat atlet—Indra Hidayat, Ramla Baharuddin, Subhi, dan Stevani Maysche Ibo—memimpin jalannya perlombaan sejak start. Mereka mempertahankan ritme stabil hingga garis finis dan mengamankan kemenangan penting.
Tim kayak Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dibanding gelaran SEA Games sebelumnya, terutama dalam hal kekompakan dan power stroke. Hasil ini menjadi modal berharga untuk nomor-nomor lanjutan yang akan berlangsung hingga 19 Desember mendatang.
Petanque Perseorangan Persembahkan Emas
Dari sektor perorangan, Andri Irawan menjadi sorotan setelah tampil gemilang pada cabang petanque. Ia menutup final dengan performa konsisten dan akurasi lemparan tinggi. Andri mengalahkan wakil Laos, Bountamy Southammavong, yang tampil cukup ketat sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini mempertegas dominasi Indonesia di cabor petanque, yang dalam beberapa tahun terakhir berhasil mencetak prestasi stabil di tingkat internasional. Andri menyebut dukungan tim dan persiapan matang sebagai kunci keberhasilannya.
Tim Bulu Tangkis Putra Unggul 3-0 atas Malaysia
Di sektor beregu, cabang bulu tangkis kembali menunjukkan identitas Indonesia sebagai negara kuat di dunia raket. Tim beregu putra berhasil menambah daftar emas melalui kemenangan telak 3-0 atas Malaysia.
Dalam laga final, Alwi Farhan dan rekan-rekan mampu mengontrol tempo sejak awal pertandingan. Mereka tampil solid, minim error, dan menutup semua pertandingan dengan kemenangan clean sheet. Raihan ini menjadi amunisi bagi sektor individu yang akan bertanding hingga 14 Desember.
Renang Rayakan Debut Emas Jason Donovan Yusuf
Cabor renang juga memberi kejutan melalui emas dari nomor 100m Gaya Punggung Putra. Jason Donovan Yusuf sukses mencatatkan waktu terbaik dan menjadi perenang tercepat di lintasan. Pencapaian ini terasa semakin istimewa karena menjadi debut Jason di SEA Games.
Jason mengaku puas dengan hasil tersebut. Ia menyebut atmosfer kompetisi di Thailand sangat memotivasinya untuk tampil maksimal. Tim pelatih renang Indonesia optimistis bahwa sektor ini masih bisa menambah medali hingga perlombaan berakhir pada 19 Desember.
SEA Games 2025: Ajang Besar dengan 54 Cabor
SEA Games 2025 merupakan edisi ke-33 dalam sejarah. Thailand bertindak sebagai tuan rumah, dengan venue tersebar di Bangkok dan Chonburi. Total terdapat 54 cabang olahraga, terdiri dari:
- 50 cabang medal event
- 3 cabang demonstration event
- 1 cabang value creation events
Kontingen Indonesia mengikuti 48 cabor dan mengirimkan 736 atlet. Target besar telah ditetapkan: sekitar 80 medali emas. Target itu sejalan dengan evaluasi dari performa Indonesia pada SEA Games 2023 Kamboja, ketika Merah Putih menutup kompetisi dengan peringkat ketiga melalui koleksi 87 emas, 80 perak, dan 109 perunggu.
Klasemen Sementara SEA Games 2025 (Per 11 Desember, 09.00 WIB)
Hingga laporan ini dituliskan, Indonesia menempati posisi kedua. Persaingan di papan atas masih terbuka, mengingat banyak nomor unggulan yang akan digelar pada akhir pekan.
Klasemen sementara berdasarkan data terakhir (10 Desember, 22.50 WIB) memperlihatkan persaingan ketat antara Indonesia, Thailand sebagai tuan rumah, serta Vietnam yang konsisten dalam beberapa edisi terakhir.
Pihak panitia menegaskan bahwa klasemen akan terus bergerak karena rangkaian pertandingan berlangsung padat setiap hari.

Jadwal Penting SEA Games 2025 untuk Hari-Hari Berikutnya
Sejumlah cabang olahraga unggulan akan berlangsung pada 11–20 Desember 2025. Di antara yang menjadi sorotan publik Indonesia adalah:
- Atletik (11–16 Desember)
- Angkat Besi (13–17 Desember)
- Bulu Tangkis (7–14 Desember)
- Pencak Silat (13–17 Desember)
- Renang (10–19 Desember)
- Esports (13–19 Desember)
- Voli (10–19 Desember)
- Menembak (10–19 Desember)
Beberapa cabor lain seperti karate, judo, taekwondo, hoki, dan tinju juga diprediksi memberikan peluang medali tambahan bagi Indonesia.
Tim manajer kontingen menyebutkan bahwa semua atlet berada dalam kondisi siap bertanding. Fokus mereka kini mengarah pada cabor-cabor utama yang masih memiliki agenda final pada pekan kedua SEA Games.
Komitmen Indonesia Mengejar Target 80 Emas
Performa awal Indonesia menunjukkan langkah positif untuk mendekati target besar 80 emas. Ketua Kontingen Indonesia menegaskan bahwa dukungan dari masyarakat menjadi motivasi penting bagi para atlet.
Sejumlah pelatih mencatat bahwa penyebaran medali di berbagai cabor lebih merata tahun ini. Hal tersebut membuat strategi pemetaan potensi medali menjadi sangat krusial. Dengan jadwal pertandingan yang masih panjang, Indonesia memiliki peluang untuk memperbaiki posisi pada klasemen.
Penutup
SEA Games 2025 masih menyisakan sembilan hari kompetisi. Indonesia terus menjaga momentum untuk bertahan di papan atas klasemen. Dengan performa stabil di beberapa cabor unggulan, peluang menambah koleksi emas terbuka lebar.

