DuniaEropaNewsSportTrending

Ranking FIFA Desember 2025: Spanyol Kokoh di Puncak, Malaysia Alami Penurunan Tajam

Newsfootball.id — Pada 22 Desember 2025, FIFA merilis edisi terbaru Ranking Dunia Pria FIFA/Coca-Cola. Rilis ini sekaligus menutup kalender pertandingan internasional sepanjang tahun. Hasilnya menampilkan stabilitas di papan atas, namun menghadirkan perubahan besar di kawasan Asia Tenggara.

Sebagai tim nasional teratas, Spanyol kembali mempertahankan posisi nomor satu dunia. Sementara itu, Malaysia justru mencatat penurunan poin terbesar dibanding negara lain. Dinamika ini memperlihatkan kontras tajam antara kekuatan elite global dan tantangan tim berkembang.


Dominasi Spanyol Tetap Terjaga

Spanyol mengakhiri tahun 2025 sebagai pemimpin ranking FIFA dunia. Tim berjuluk La Furia Roja mengumpulkan 1877,18 poin dan unggul tipis atas Argentina. Konsistensi menjadi kunci keberhasilan mereka sepanjang musim internasional.

Sepanjang tahun, Spanyol mencatat hasil positif di laga kompetitif. Selain itu, mereka juga tampil solid dalam pertandingan persahabatan resmi. Kombinasi tersebut menjaga akumulasi poin tetap stabil.

Dengan pencapaian ini, Spanyol akan memulai 2026 sebagai unggulan utama. Posisi tersebut sangat berpengaruh dalam undian turnamen internasional mendatang. Oleh karena itu, tekanan besar tetap mengiringi langkah mereka.


Argentina dan Prancis Melengkapi Podium

Di bawah Spanyol, Argentina menempati posisi kedua dengan 1873,33 poin. Selisih poin yang sangat tipis menunjukkan ketatnya persaingan papan atas. Performa Lionel Messi dan kolega tetap memberi dampak signifikan.

Sementara itu, Prancis mengunci peringkat ketiga. Tim ini menunjukkan konsistensi meski menghadapi rotasi pemain. Bahkan, regenerasi skuad berjalan cukup mulus sepanjang tahun.

Dengan komposisi tersebut, podium ranking dunia tetap dikuasai negara-negara Eropa dan Amerika Selatan. Kondisi ini menegaskan dominasi tradisional dua kawasan tersebut.


Daftar 10 Besar Ranking Dunia

Berikut susunan 10 besar ranking FIFA Desember 2025:

  1. Spanyol – 1877,18
  2. Argentina – 1873,33
  3. Prancis – 1870,00
  4. Inggris – 1834,12
  5. Brasil – 1760,46
  6. Portugal – 1760,38
  7. Belanda – 1756,27
  8. Belgia – 1730,71
  9. Jerman – 1724,15
  10. Kroasia – 1716,88

Menariknya, perubahan di 10 besar relatif minim. Hal ini mencerminkan kestabilan performa tim elite. Selain itu, perbedaan poin yang tipis membuat persaingan tetap terbuka.


Pergerakan di Papan Tengah Klasemen

Di luar 10 besar, papan tengah ranking menghadirkan sejumlah cerita menarik. Yordania, misalnya, berhasil naik peringkat berkat performa positif di turnamen regional. Keberhasilan ini membuktikan pentingnya konsistensi laga resmi.

Di kawasan Asia Tenggara, Vietnam dan Singapura mencatat kenaikan peringkat. Keduanya menunjukkan perkembangan signifikan dalam periode perhitungan terakhir. Dengan demikian, persaingan regional semakin ketat.

Perubahan ini sekaligus membuka peluang bagi negara berkembang. Dengan manajemen tepat, lonjakan peringkat tetap memungkinkan.


Malaysia Catat Penurunan Poin Terbesar

Berbeda dengan tren positif beberapa negara, Malaysia justru mengalami kemunduran signifikan. Timnas Harimau Malaya kehilangan 22,52 poin, angka terbesar dalam edisi ini. Dampaknya, mereka turun lima peringkat sekaligus.

Penurunan tersebut menjadi sorotan publik Asia Tenggara. Pasalnya, fluktuasi sebesar ini jarang terjadi dalam satu periode ranking. Selain itu, posisi Malaysia kini semakin tertekan oleh rival regional.

Sejumlah faktor memengaruhi kondisi tersebut. Hasil pertandingan yang kurang maksimal memberi dampak langsung pada perolehan poin. Di sisi lain, masalah administrasi pemain turut memengaruhi evaluasi FIFA.


Persaingan Negara ASEAN Makin Ketat

Ranking FIFA Desember 2025 juga menegaskan ketatnya persaingan negara ASEAN. Thailand dan Vietnam masih memimpin kawasan. Namun, jarak poin antarnegara semakin tipis.

Indonesia berada sangat dekat dengan Malaysia dalam perolehan poin. Kondisi ini membuat setiap laga internasional menjadi krusial. Oleh karena itu, strategi jangka panjang menjadi kebutuhan utama.

Dengan dinamika ini, kawasan ASEAN berpotensi menghadirkan kejutan di masa depan. Peningkatan kualitas kompetisi domestik menjadi kunci utama.


Makna Ranking FIFA bagi Tim Nasional

Ranking FIFA berfungsi sebagai indikator kekuatan tim nasional. Sistem ini menghitung hasil pertandingan resmi dalam periode tertentu. Setiap kemenangan atau kekalahan langsung memengaruhi posisi.

Selain itu, ranking menentukan status unggulan di turnamen besar. Oleh sebab itu, federasi nasional sangat memperhatikan pergerakan peringkat. Meski demikian, ranking tidak selalu mencerminkan kekuatan mutlak.

Banyak faktor non-teknis turut memengaruhi posisi. Administrasi, jadwal pertandingan, dan lawan yang dihadapi memiliki dampak signifikan.


Kesimpulan

Ranking FIFA edisi Desember 2025 menutup tahun dengan dinamika menarik. Spanyol mempertahankan status sebagai tim terbaik dunia. Argentina dan Prancis terus membayangi di papan atas.

Sebaliknya, Malaysia menghadapi tantangan besar akibat penurunan poin tajam. Di kawasan ASEAN, persaingan semakin ketat dan terbuka.

Pada akhirnya, ranking ini menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci utama. Setiap pertandingan memiliki arti besar dalam peta kekuatan sepak bola dunia menuju 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *