BolatainmentDuniaEropaNewsRagamSport

5 Pesepakbola dengan Gelar Sepatu Emas Lebih Banyak dari Lionel Messi

Newsfootball.id — Lionel Messi dikenal sebagai salah satu pencetak gol terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Selama kariernya, ia meraih banyak gelar top skor di berbagai kompetisi. Namun, jika menilik sejarah sepak bola secara menyeluruh, terdapat beberapa pemain yang justru mengoleksi gelar Sepatu Emas liga domestik lebih banyak dibandingkan Messi.

Fakta ini menunjukkan bahwa dominasi pencetak gol tidak hanya dimiliki oleh era modern. Banyak legenda masa lalu yang konsisten menjadi top skor di liga masing-masing. Sebagian besar dari mereka bahkan berasal dari Brasil, negara yang terkenal sebagai gudangnya penyerang tajam.

Berikut lima pesepakbola dunia yang mencatatkan jumlah Sepatu Emas lebih banyak dari Lionel Messi dalam karier profesional mereka.


1. Romario – Raja Sepatu Emas Sepanjang Sejarah

Romario menempati posisi teratas dalam daftar ini. Legenda Brasil tersebut meraih sekitar 15 gelar Sepatu Emas liga domestik sepanjang kariernya. Ia mencatat rekor itu saat bermain di Brasil, Belanda, Spanyol, dan Amerika Serikat.

Romario dikenal sebagai striker dengan insting gol luar biasa. Ia selalu menemukan ruang di kotak penalti. Selain itu, penyelesaian akhirnya sangat efisien. Keunggulan ini membuatnya konsisten menjadi pencetak gol terbanyak di berbagai liga.

Saat memperkuat PSV Eindhoven dan Barcelona, Romario tampil sangat dominan. Ia mencetak gol hampir di setiap pertandingan penting. Meski tidak meraih banyak gelar Eropa, catatan individunya tetap sulit disaingi.

Hingga kini, Romario masih memegang status sebagai pemain dengan koleksi Sepatu Emas terbanyak dalam sejarah sepak bola.


2. Pelé – Ikon Global dengan Produktivitas Tinggi

Pelé juga masuk dalam daftar elite ini. Legenda Brasil tersebut mengoleksi sekitar 11 gelar Sepatu Emas di kompetisi liga. Ia meraih prestasi itu saat membela Santos FC dan klub lainnya.

Pelé tidak hanya mencetak gol dalam jumlah besar. Ia juga melakukannya secara konsisten selama bertahun-tahun. Keunggulan teknik, visi bermain, dan ketenangan di depan gawang membuatnya selalu unggul dari para pesaing.

Selain sukses di level klub, Pelé juga menjadi simbol dominasi Brasil di sepak bola dunia. Namun, di kompetisi domestik, ia tetap tampil sebagai predator gol sejati.

Catatan Sepatu Emas Pelé mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling produktif sepanjang masa.


3. Dada Maravilha – Spesialis Top Skor Liga

Nama Dada Maravilha mungkin tidak setenar Pelé atau Romario. Meski begitu, kontribusinya sangat besar di level liga. Ia mengoleksi 11 gelar Sepatu Emas domestik selama kariernya.

Dada Maravilha terkenal dengan gaya bermain agresif. Ia mengandalkan kecepatan dan naluri gol yang tajam. Dalam banyak musim, ia mampu mengungguli striker papan atas lainnya.

Produktivitasnya tidak bergantung pada satu klub saja. Ia mencetak gol di berbagai tim dan kompetisi domestik Brasil. Konsistensi inilah yang membuatnya mengoleksi banyak gelar top skor.

Dalam sejarah sepak bola Brasil, Dada Maravilha tetap dikenang sebagai mesin gol yang efektif.


4. Sima – Konsisten di Banyak Musim

Sima juga mencatatkan 11 gelar Sepatu Emas liga domestik. Ia dikenal sebagai striker yang selalu menjaga performa di level tinggi. Meski jarang mendapat sorotan global, statistiknya sangat mengesankan.

Sima sering menjadi top skor meski bermain untuk klub yang tidak selalu dominan. Ia memanfaatkan positioning dan kecerdasan membaca permainan. Dengan cara itu, ia mampu mencetak gol secara reguler.

Konsistensi menjadi kunci utama keberhasilannya. Ia tidak hanya bersinar satu musim. Sebaliknya, ia tampil tajam dalam rentang waktu yang panjang.

Prestasi tersebut menempatkan Sima sejajar dengan legenda besar lainnya dalam daftar ini.


5. Josef Bican – Legenda Eropa Era Klasik

Josef Bican melengkapi daftar lima besar. Penyerang legendaris Eropa ini mengoleksi sekitar 12 gelar Sepatu Emas domestik. Ia mencatatkan rekor tersebut pada era awal sepak bola profesional.

Bican dikenal sebagai pemain dengan kecepatan luar biasa. Ia juga memiliki akurasi tembakan yang tinggi. Kombinasi tersebut membuatnya mencetak ratusan gol sepanjang karier.

Ia menjadi top skor liga berkali-kali saat memperkuat klub di Eropa Tengah. Bahkan hingga kini, namanya masih sering muncul dalam diskusi pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Rekor Bican menunjukkan bahwa produktivitas tinggi sudah ada jauh sebelum era sepak bola modern.


Di Mana Posisi Lionel Messi?

Lionel Messi sendiri mengoleksi sekitar sembilan gelar Sepatu Emas liga domestik, terutama saat membela Barcelona dan Inter Miami. Ia juga meraih beberapa Sepatu Emas Eropa, yang memiliki sistem penilaian berbeda.

Meski jumlahnya lebih sedikit, Messi tetap unggul dalam aspek lain. Ia mencetak gol di liga paling kompetitif dunia. Selain itu, ia juga berkontribusi besar lewat assist dan permainan tim.

Statistik ini tidak mengurangi kehebatan Messi. Namun, data menunjukkan bahwa beberapa legenda lain lebih sering menjadi top skor liga.


Mengapa Sepatu Emas Penting dalam Sejarah Sepak Bola?

Gelar Sepatu Emas mencerminkan konsistensi seorang pemain sepanjang musim. Penghargaan ini tidak bergantung pada satu pertandingan saja. Pemain harus menjaga performa dari awal hingga akhir kompetisi.

Selain itu, Sepatu Emas menunjukkan kemampuan adaptasi. Seorang striker harus mampu mencetak gol melawan berbagai tipe lawan dan sistem pertahanan.

Karena itu, banyak pengamat menjadikan jumlah Sepatu Emas sebagai tolok ukur ketajaman seorang penyerang.


Kesimpulan

Lionel Messi memang ikon sepak bola modern. Namun, sejarah mencatat bahwa beberapa pesepakbola lain mengoleksi gelar Sepatu Emas lebih banyak darinya.

Nama-nama seperti Romario, Pelé, Dada Maravilha, Sima, dan Josef Bican menunjukkan dominasi luar biasa di kompetisi domestik. Prestasi mereka membuktikan bahwa ketajaman bisa muncul di berbagai era.

Perbandingan ini memperkaya sudut pandang tentang sejarah pencetak gol. Sepak bola tidak hanya tentang satu generasi, tetapi tentang perjalanan panjang para legenda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *