BolatainmentEropaJadwal & SkorSportTrending

Girona Bungkam Barcelona 2–1 di Montilivi, Blaugrana Kehilangan Takhta La Liga

newsfootball.id – Barcelona harus menelan pil pahit saat bertandang ke Estadi Montilivi. Dalam laga pekan ke-24 La Liga 2025/2026, Girona sukses mengalahkan Barcelona dengan skor 2–1 dan sekaligus menjatuhkan Blaugrana dari puncak klasemen.

Gol Pau Cubarsí sempat membawa Barcelona unggul, tetapi Girona bangkit lewat Thomas Lemar dan Fran Beltrán. Kekalahan ini membuat Barcelona turun ke posisi kedua, tertinggal dua poin dari Real Madrid.


🔥 Pertandingan Berintensitas Tinggi Sejak Menit Awal

Barcelona langsung menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Trio Lamine Yamal, Raphinha, dan Ferran Torres memaksa pertahanan Girona bekerja ekstra keras.

Girona tidak hanya bertahan. Tim asuhan Michel mengandalkan kecepatan Viktor Tsygankov dan pergerakan Vladyslav Vanat untuk menusuk balik.

Kiper Girona, Paulo Gazzaniga, menjadi tembok pertama yang menggagalkan sejumlah peluang Barcelona. Ia menepis tembakan jarak dekat Raphinha dan mengamankan sundulan Fermin López.

Drama terjadi pada menit ke-45+2. Wasit menunjuk titik putih setelah Dani Olmo dijatuhkan di kotak penalti. Lamine Yamal maju sebagai algojo, tetapi Gazzaniga membaca arah bola dengan sempurna dan menggagalkan peluang emas itu. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.


⚡ Gol Cepat, Balasan Kilat

Babak kedua berjalan lebih terbuka. Barcelona langsung meningkatkan tempo dan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-59.

Jules Koundé mengirim umpan silang presisi dari sisi kanan. Pau Cubarsí menyelinap di tiang dekat dan menyentuh bola dengan kepala. Si kulit bundar meluncur masuk ke gawang dan membawa Barcelona unggul 1–0.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan beberapa detik. Dari kick-off, Girona langsung menyerang. Artem Vanat menusuk dari kiri, memanfaatkan kelengahan lini belakang Barcelona. Bola muntah dari sentuhan Cubarsí kembali ke kakinya, lalu ia sodorkan kepada Thomas Lemar yang tanpa ragu menaklukkan Joan Garcia. Skor berubah 1–1 dan Montilivi bergemuruh.


🎯 Girona Menghukum Barcelona di Menit Akhir

Barcelona kembali mengambil alih penguasaan bola, tetapi Girona tampil lebih efektif. Mereka menunggu momen yang tepat dan menemukannya pada menit ke-86.

Joel Roca mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan Barcelona. Fran Beltrán menyambut bola dengan sepakan terarah ke sudut gawang. Joan Garcia tidak mampu menjangkau bola itu. Girona berbalik unggul 2–1.

Barcelona mencoba mengejar ketertinggalan di sisa waktu, tetapi Girona bertahan dengan disiplin. Skor tidak berubah hingga peluit akhir.


📉 Dampak Besar di Klasemen

Kekalahan ini membawa konsekuensi besar. Barcelona kini mengoleksi 58 poin dan turun ke peringkat kedua. Mereka tertinggal dua poin dari Real Madrid yang kembali memimpin klasemen.

Bagi Girona, kemenangan ini mengangkat posisi mereka ke peringkat 12 dengan 29 poin, sekaligus memberi jarak aman dari zona degradasi.


🧠 Analisis: Efektivitas Kalahkan Dominasi

Barcelona mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, Girona menunjukkan efisiensi tinggi.

Kegagalan penalti Lamine Yamal menjadi titik balik penting. Setelah itu, kepercayaan diri Barcelona menurun, sementara Girona justru tampil lebih berani. Keputusan Michel memainkan Lemar dan Vanat sebagai poros serangan balik terbukti sangat tepat.


📋 Susunan Pemain

Girona (4-5-1)
Paulo Gazzaniga; Hugo Rincón, Vitor Reis, Daley Blind, Arnau Martínez; Viktor Tsygankov, Thomas Lemar, Axel Witsel, Iván Martín, Bryan Gil; Vladyslav Vanat.

Barcelona (4-3-3)
Joan Garcia; Jules Koundé, Pau Cubarsí, Eric García, Gerard Martín; Fermín López, Frenkie de Jong, Dani Olmo; Lamine Yamal, Ferran Torres, Raphinha.

Pelatih Barcelona: Hansi Flick


🏁 Kesimpulan

Girona membuktikan bahwa mereka bukan lawan mudah di Montilivi. Dengan organisasi permainan yang rapi dan transisi cepat, mereka sukses memanfaatkan setiap celah di pertahanan Barcelona.

Bagi Barcelona, kekalahan ini menjadi peringatan keras dalam perburuan gelar. Mereka masih berada di jalur juara, tetapi kini harus mengejar Real Madrid dengan margin yang semakin sempit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *