Lantik Pejabat Kemenpora, Erick Thohir: Bukan Sekadar Rotasi, tapi Transformasi Serius
Newsfootball.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir resmi melantik sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian jabatan biasa, melainkan bagian dari upaya besar untuk melakukan transformasi menyeluruh di tubuh kementerian.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Kemenpora tengah diarahkan menuju perubahan signifikan, baik dari sisi kinerja, budaya kerja, hingga pelayanan publik.
Pelantikan Berdasarkan Keputusan Resmi
Pelantikan pejabat dilakukan di Auditorium Wisma Menpora, Jakarta, berdasarkan Keputusan Menpora Nomor 55 Tahun 2026. Sejumlah pejabat yang dilantik terdiri dari:
- Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
- Pejabat Administrator
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran penting Kemenpora, termasuk Wakil Menteri dan pejabat struktural lainnya.
Langkah ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus strategi untuk meningkatkan efektivitas kerja di lingkungan kementerian.
“Bukan Sekadar Rotasi, Ini Transformasi Serius”
Dalam sambutannya, Erick Thohir menegaskan bahwa rotasi jabatan yang dilakukan tidak boleh dipandang sebagai rutinitas birokrasi semata.
Ia menyatakan:
“Rotasi ini bukan sekadar rotasi, tetapi transformasi serius.”
Menurutnya, perubahan ini bertujuan untuk mendorong Kemenpora menjadi institusi yang lebih profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dorong Kemenpora “Naik Kelas”
Erick juga menekankan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari komitmennya untuk membawa Kemenpora menjadi kementerian yang lebih dihargai dan dipercaya publik.
Ia menyampaikan bahwa:
- Kemenpora harus mampu “naik kelas”
- Harus menjadi institusi yang melayani, bukan dilayani
- Harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat
Transformasi ini tidak hanya menyasar struktur organisasi, tetapi juga menyentuh pola pikir dan budaya kerja aparatur di dalamnya.
Pejabat Diminta Jadi Agen Perubahan
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir juga meminta para pejabat yang dilantik untuk tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi agen perubahan (agent of change).
Peran tersebut mencakup:
- Mendorong inovasi dalam pelayanan
- Meningkatkan profesionalisme kerja
- Menjaga integritas dalam setiap keputusan
Ia menegaskan bahwa perubahan tidak akan terjadi tanpa komitmen dari individu yang mengemban jabatan strategis di dalam kementerian.
Penilaian Kinerja Berbasis Tiga Hal
Untuk memastikan transformasi berjalan efektif, Erick menetapkan tiga indikator utama dalam menilai kinerja pejabat Kemenpora, yaitu:
- Hasil kerja
- Kejujuran (integritas)
- Kemauan untuk belajar dan berkembang
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan budaya kerja yang lebih kompetitif sekaligus sehat.
Evaluasi terhadap kinerja pejabat juga akan dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap individu menjalankan tugasnya dengan optimal.
Fokus pada Pelayanan Publik dan Transparansi
Erick Thohir menegaskan bahwa orientasi utama Kemenpora adalah pelayanan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di bidang olahraga dan kepemudaan.
Ia mengingatkan bahwa:
- Kementerian bukan lembaga yang harus dilayani
- Setiap kebijakan harus berdampak langsung pada publik
- Penggunaan anggaran harus transparan
Hal ini penting mengingat anggaran yang digunakan berasal dari pajak rakyat, sehingga harus dikelola secara bertanggung jawab.
Perubahan Budaya Kerja Jadi Kunci
Selain aspek struktural, Erick juga menyoroti pentingnya perubahan budaya kerja di lingkungan Kemenpora.
Transformasi yang diharapkan meliputi:
- Pola kerja yang lebih kolaboratif
- Komunikasi yang terbuka
- Orientasi pada hasil, bukan proses semata
Dengan budaya kerja yang lebih modern, Kemenpora diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman dan meningkatkan kepercayaan publik.
Bagian dari Reformasi Birokrasi
Langkah rotasi dan pelantikan ini juga merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang lebih luas.
Tujuan utamanya:
- Meningkatkan efisiensi organisasi
- Mempercepat pengambilan keputusan
- Mengurangi praktik birokrasi yang tidak efektif
Transformasi ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Sinyal Perubahan di Sektor Olahraga Nasional
Kebijakan Erick Thohir ini juga memberi sinyal bahwa sektor olahraga nasional akan mengalami pembenahan serius.
Dengan struktur organisasi yang lebih kuat dan profesional, Kemenpora diharapkan mampu:
- Meningkatkan prestasi atlet
- Mengembangkan industri olahraga
- Memperkuat pembinaan generasi muda
Transformasi internal menjadi fondasi penting untuk mencapai target-target tersebut.
Kesimpulan
Pelantikan pejabat di lingkungan Kemenpora oleh Erick Thohir bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk melakukan transformasi menyeluruh.
Dengan fokus pada kinerja, integritas, dan pelayanan publik, Kemenpora diharapkan mampu menjadi institusi yang lebih profesional dan dipercaya masyarakat.
Perubahan ini sekaligus menjadi tantangan bagi para pejabat yang dilantik untuk benar-benar menjadi agen perubahan dan membawa kementerian menuju arah yang lebih baik.

