BolatainmentDuniaEropaJadwal & SkorSportTrending

Mengagumi Pau Cubarsí: Baru 18 Tahun, Sudah Tembus 100 Penampilan Bersama Barcelona

newsfootball.idBarcelona – Nama Pau Cubarsí kini semakin menguat sebagai simbol regenerasi Barcelona. Bek tengah berusia 18 tahun itu resmi mencatatkan 100 penampilan bersama tim utama Barcelona, sebuah pencapaian langka yang jarang diraih pemain seusianya. Momen istimewa tersebut terjadi saat Barcelona menghadapi Guadalajara pada laga Copa del Rey, Rabu (17/12/2025) dini hari WIB.

Meski tidak turun sebagai starter, Cubarsí tetap memberi kontribusi penting. Ia masuk menggantikan Marc Bernal pada awal babak kedua dan langsung menunjukkan ketenangan serta kedewasaan bermain yang jauh melampaui usianya. Barcelona akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 2-0, sekaligus menandai malam bersejarah bagi sang bek muda.

Catatan 100 laga itu mempertegas status Pau Cubarsí sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki La Masia dalam satu dekade terakhir. Konsistensi, kecerdasan membaca permainan, serta keberanian mengambil keputusan menjadikannya sosok yang sulit tergantikan di lini belakang Blaugrana.


Perjalanan Cepat dari La Masia ke Tim Utama

Karier Pau Cubarsí di tim senior Barcelona berkembang sangat cepat. Klub pertama kali melibatkan namanya dalam skuad utama pada musim 2023/2024, ketika Xavi Hernández masih menangani Barcelona. Saat itu, Cubarsí mendapat kesempatan tampil di tur pramusim dan langsung menarik perhatian tim pelatih.

Debut kompetitifnya terjadi pada Januari 2024 di ajang Copa del Rey melawan Unionistas de Salamanca. Meski hanya masuk sebagai pemain pengganti, Cubarsí tampil tanpa rasa canggung. Ia menunjukkan kontrol emosi yang matang dan kemampuan distribusi bola yang rapi dari lini belakang.

Sejak laga tersebut, grafik kariernya terus menanjak. Barcelona yang kala itu mengalami krisis pemain belakang akibat badai cedera mulai mengandalkan Cubarsí secara reguler. Pelatih memberi kepercayaan penuh, dan sang pemain muda menjawabnya dengan performa konsisten.

Alih-alih tersisih ketika bek senior pulih, Cubarsí justru semakin mengokohkan posisinya. Ia tampil disiplin dalam bertahan, kuat dalam duel, serta cerdas membaca pergerakan lawan. Kepercayaan diri dan ketenangannya membuat banyak pengamat menyebutnya sebagai “bek tua dalam tubuh remaja”.


Statistik dan Dampak Nyata di Lapangan

Dalam 100 penampilan bersama Barcelona, Cubarsí tampil di berbagai kompetisi, mulai dari La Liga, Copa del Rey, hingga Liga Champions. Ia sering dipercaya dalam laga-laga besar, termasuk pertandingan krusial di fase gugur kompetisi Eropa.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari jumlah menit bermain. Cubarsí aktif membangun serangan dari belakang, akurat dalam umpan vertikal, dan jarang melakukan kesalahan fatal. Persentase duel menangnya tinggi, sementara jumlah pelanggaran yang ia buat relatif rendah untuk seorang bek muda.

Kematangan ini membuat Barcelona merasa aman saat mengandalkannya, baik sebagai starter maupun pemain rotasi. Banyak pengamat menilai Cubarsí telah melampaui fase “prospek” dan kini pantas disebut sebagai pilar masa depan lini pertahanan Barcelona.


Bukan yang Termuda, Tetap Istimewa

Meski mencatatkan 100 penampilan di usia 18 tahun, Pau Cubarsí bukan pemegang rekor pemain termuda Barcelona yang mencapai angka tersebut. Rekor itu masih menjadi milik Lamine Yamal, yang menembus 100 laga pada usia 17 tahun 291 hari.

Namun, pencapaian Cubarsí tetap luar biasa. Ia kini tercatat sebagai pemain termuda kedua dalam sejarah Barcelona yang mencapai 100 penampilan. Catatan tersebut menempatkannya sejajar dengan legenda-legenda klub yang dulu juga memulai karier dari usia belia.

Fakta bahwa dua pemain termuda pemilik 100 penampilan berasal dari generasi yang sama menunjukkan keberhasilan Barcelona dalam membangun ulang fondasi tim melalui pemain muda berkualitas.


Mentalitas Dewasa di Usia Remaja

Salah satu keunggulan utama Cubarsí terletak pada mentalitasnya. Ia tidak mudah terpengaruh tekanan, bahkan ketika bermain di stadion besar atau menghadapi lawan kuat. Dalam berbagai wawancara, pelatih dan rekan setim memuji sikap rendah hati serta etos kerjanya.

Cubarsí selalu fokus meningkatkan performa dan jarang terpancing euforia. Ia memahami bahwa konsistensi menjadi kunci untuk bertahan di level tertinggi. Sikap inilah yang membuat staf pelatih terus memberinya kepercayaan, meski Barcelona memiliki banyak opsi di lini belakang.


Fokus Menutup Tahun dengan Kemenangan

Usai laga melawan Guadalajara, Cubarsí langsung mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Barcelona dijadwalkan menghadapi Villarreal pada pekan ke-18 La Liga musim 2025/2026, yang juga menjadi laga terakhir El Blaugrana di tahun kalender ini.

Cubarsí berharap Barcelona bisa menutup tahun dengan hasil positif. Ia ingin mempertahankan tren performa apik tim sekaligus menjaga momentum jelang paruh kedua musim.

Bagi Cubarsí, 100 penampilan bukanlah titik akhir. Pencapaian tersebut justru menjadi motivasi tambahan untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi maksimal bagi klub yang telah membesarkan namanya.


Kesimpulan

Pau Cubarsí membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tampil konsisten di level tertinggi. Dengan 100 penampilan bersama Barcelona di usia 18 tahun, ia menorehkan prestasi langka yang hanya bisa dicapai pemain dengan kualitas, mentalitas, dan kerja keras luar biasa.

Barcelona kini memiliki bek muda yang bukan hanya menjanjikan, tetapi juga sudah siap memikul tanggung jawab besar. Jika terus berkembang, Cubarsí berpeluang menjadi fondasi lini pertahanan Blaugrana untuk bertahun-tahun ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *