Selebrasi Gol Patson Daka Berujung Mencekam, Striker Zambia Selamat dari Cedera Serius
newsfootball.id – Casablanca — Euforia gol kerap melahirkan momen ikonik di sepak bola. Namun, selebrasi yang dilakukan Patson Daka dalam laga Piala Afrika 2025 hampir berubah menjadi insiden berbahaya. Striker tim nasional Zambia itu selamat dari potensi cedera serius setelah melakukan selebrasi akrobatik yang gagal usai mencetak gol penting ke gawang Mali.
Peristiwa tersebut terjadi dalam pertandingan fase grup Piala Afrika 2025 yang berlangsung di Stadion Mohamed V, Casablanca. Zambia menghadapi Mali dalam duel sengit yang sarat tensi sejak menit awal. Mali lebih dulu unggul dan sempat mengontrol jalannya pertandingan. Namun, Zambia menolak menyerah hingga peluit akhir berbunyi.
Gol Penyelamat di Detik-Detik Akhir
Patson Daka tampil sebagai pahlawan bagi Zambia. Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, ia berhasil mencetak gol penyeimbang melalui sundulan keras yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Mali. Gol tersebut langsung mengubah skor menjadi 1-1 dan menyelamatkan Zambia dari kekalahan.
Gol itu memiliki arti besar bagi Zambia. Selain memberi satu poin penting, gol tersebut menjaga peluang mereka untuk melaju ke fase gugur. Para pemain Zambia langsung meluapkan kegembiraan, termasuk Daka yang menjadi pusat perhatian stadion.
Selebrasi Akrobatik yang Nyaris Berujung Petaka
Usai golnya disahkan wasit, Daka melakukan selebrasi dengan mencoba salto ke belakang. Namun, upaya tersebut tidak berjalan sempurna. Ia kehilangan keseimbangan di udara dan mendarat dengan posisi tubuh yang berisiko, terutama pada bagian leher dan punggung atas.
Seluruh stadion sempat terdiam. Rekan setim, ofisial tim, dan penonton menahan napas melihat Daka tergeletak sesaat di lapangan. Situasi itu menciptakan ketegangan karena risiko cedera pada area leher dan tulang belakang bisa berdampak fatal bagi seorang atlet.
Respons Cepat Tim Medis
Tim medis Zambia segera masuk ke lapangan untuk memeriksa kondisi sang striker. Wasit menghentikan pertandingan sementara demi memastikan keselamatan pemain. Daka mendapat pemeriksaan singkat dan menunjukkan respons positif.
Beberapa menit kemudian, Daka mampu berdiri dan berjalan sendiri. Ia memberi isyarat bahwa kondisinya baik-baik saja. Kelegaan langsung terlihat dari wajah rekan setim dan staf pelatih Zambia. Sorak sorai penonton kembali menggema setelah menyadari bahwa sang pemain tidak mengalami cedera serius.
Tetap Melanjutkan Pertandingan
Setelah mendapat izin dari tim medis, Daka kembali melanjutkan pertandingan hingga laga berakhir. Keputusan itu menunjukkan bahwa kondisinya cukup stabil untuk tetap bermain. Zambia mempertahankan skor imbang hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini memberikan suntikan moral besar bagi Zambia. Tim asuhan pelatih nasional Zambia menunjukkan semangat juang tinggi, terutama setelah sempat tertinggal dan menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.
Reaksi Pelatih dan Rekan Setim
Pelatih Zambia memberikan apresiasi kepada Daka atas kontribusinya. Ia menilai sang striker menunjukkan mentalitas kuat dan fokus tinggi, baik saat mencetak gol maupun setelah mengalami insiden selebrasi yang menegangkan.
Rekan setim Daka juga memberikan dukungan penuh. Mereka mengingatkan bahwa emosi setelah mencetak gol bisa mendorong pemain melakukan hal-hal berisiko. Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh skuad agar tetap mengutamakan keselamatan di tengah euforia.
Perhatian Publik dan Media
Insiden selebrasi Patson Daka langsung menjadi bahan pembicaraan di kalangan penggemar sepak bola. Banyak yang memuji keberaniannya, namun tak sedikit pula yang mengingatkan bahaya selebrasi akrobatik, terutama dalam kondisi tubuh yang kelelahan setelah pertandingan intens.
Sejumlah pengamat menilai bahwa selebrasi berlebihan bisa menimbulkan risiko cedera yang sebenarnya tidak perlu. Dalam sepak bola modern, keselamatan pemain menjadi aspek krusial yang harus dijaga, bukan hanya saat bertanding tetapi juga dalam merayakan momen penting.
Dampak bagi Perjalanan Zambia di AFCON 2025
Dengan hasil imbang ini, Zambia tetap berada dalam persaingan ketat di fase grup Piala Afrika 2025. Gol Daka memberikan harapan sekaligus momentum positif menjelang laga berikutnya. Tim pelatih kini fokus memulihkan kondisi pemain dan mempersiapkan strategi lanjutan.
Daka sendiri dipastikan dalam kondisi baik dan siap tampil pada pertandingan selanjutnya. Tim medis Zambia terus memantau kondisinya untuk memastikan tidak ada efek lanjutan dari insiden tersebut.
Pelajaran dari Momen Dramatis
Kejadian ini menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya menghadirkan kegembiraan, tetapi juga risiko yang datang secara tiba-tiba. Selebrasi gol, meskipun menjadi bagian dari ekspresi emosional pemain, tetap perlu dilakukan dengan pertimbangan keselamatan.
Patson Daka beruntung bisa lolos dari cedera serius. Insiden ini menjadi pengingat bagi para pemain profesional bahwa menjaga tubuh tetap aman sama pentingnya dengan mencetak gol penentu. Sepak bola membutuhkan drama, tetapi keselamatan pemain harus selalu berada di atas segalanya.

