BolatainmentDuniaNewsSportTrending

Gattuso dan Buffon Pertimbangkan Kembalinya Verratti ke Timnas Italia

Newsfootball.id — Peluang kembalinya Marco Verratti ke skuad tim nasional Italia kembali mengemuka setelah pelatih Gennaro Gattuso dan kepala delegasi Gianluigi Buffon melakukan pembicaraan serius dengan gelandang veteran itu menjelang babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2026. Langkah ini muncul di saat strategis, ketika Italia tengah mempersiapkan diri menghadapi pertandingan penting yang menentukan nasib mereka untuk berlaga di panggung dunia tahun ini.

Dengan posisi Italia yang belum aman di jalur lolos otomatis dan kemungkinan besar harus melalui play-off, belum mengikuti gelaran Piala Dunia sejak 2014 menjadi motivasi kuat bagi Gattuso dan stafnya untuk mengevaluasi berbagai opsi termasuk memanggil kembali pemain yang sebelumnya sudah berpengalaman besar bersama Azzurri.


Mengapa Verratti Jadi Opsi Kembali?

Marco Verratti, gelandang berpengalaman berusia 33 tahun kini memperkuat klub Qatar Al-Duhail setelah lama bersinar bersama Paris Saint-Germain selama lebih dari satu dekade. Ia terakhir kali bermain untuk timnas Italia pada 2023 dan sejak itu absen dari panggilan Azzurri.

Pertimbangan kembalinya segala sesuatu bukan tanpa alasan. Italia dinilai sedang kekurangan sosok playmaker utama di lini tengah — posisi yang pernah diisi oleh Verratti atau rekan senegaranya Jorginho di era sebelumnya. Tanpa pengatur serangan yang mampu mengontrol tempo pertandingan dari lini kedua, Gattuso diyakini ingin membawa kembali pengalaman dan visi permainan Verratti untuk pertandingan penting bulan Maret mendatang.

Analisis media Italia juga menekankan bahwa Italia saat ini memiliki pemain muda bertalenta di lini tengah seperti Sandro Tonali, Nicolo Barella, Manuel Locatelli, dan lainnya, tetapi belum ada figur yang secara natural bisa menonjol sebagai “regista” pengatur tempo seperti Verratti di masa terbaiknya.


Pertemuan di Qatar: Sinyal Kuat Namun Belum Final

Menurut laporan, Gattuso dan Buffon telah melakukan perjalanan ke Qatar untuk bertemu langsung dengan Verratti di klubnya, Al-Duhail. Pertemuan ini bukan sekadar perbincangan santai, tetapi diskusi awal yang bersifat eksploratif terkait kemungkinan sang gelandang kembali memperkuat Italia — terutama di kampanye play-off Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada Maret mendatang.

Obrolan dan pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa tim pelatih melihat potensi bahwa kebutuhan tim saat ini memang kurang pada pemain dengan kreativitas tinggi dan pengalaman juara besar. Namun, keputusan akhir tentang pemanggilan Verratti belum diambil, dan masih menunggu penilaian lebih lanjut dari Gattuso serta staf teknis Italia.


Peran Buffon dalam Upaya Kembalinya Verratti

Gianluigi Buffon, sebagai kepala delegasi timnas, dikenal memiliki pengaruh besar dalam keputusan non-taktikal tim. Buffon dikenal sebagai figur yang dihormati oleh para pemain dan staf pelatih, serta memahami kebutuhan tim berdasarkan pengalaman panjangnya di sepak bola internasional. Keputusan untuk bertemu Verratti di Qatar menunjukkan bahwa Buffon turut aktif dalam upaya ini, bukan sekadar sebagai pengamat, tetapi sebagai fasilitator yang berada dekat tim dan pelatih.

Pendekatan tandem Gattuso dan Buffon dinilai mencerminkan kebijakan tim nasional yang adaptif serta terbuka terhadap masukan dari berbagai pengalaman, baik dari pemain senior maupun legenda yang pernah berjaya bersama Italia.


Analisis Kebutuhan Timnas Italia Saat Ini

Azzurri yang tengah bersiap untuk play-off kualifikasi menghadapi situasi kompetisi yang tidak mudah. Italia sempat mengalami naik turun performa dalam kualifikasi Grup Eropa, termasuk kekalahan dari Norwegia yang membuat mereka tidak langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini memaksa Italia bersiap menghadapi dua pertandingan play-off penting yang bisa menentukan nasib mereka di Qatar musim dingin nanti.

Dalam konteks ini, tim pelatih percaya bahwa pengalaman internasional, khususnya pada kompetisi besar, bisa memberi perbedaan. Sebagai pemain yang sudah memiliki lebih dari 100 caps dan memainkan peran penting di era PSG dan Italia sebelumnya, Verratti dianggap sebagai kandidat alami untuk membantu tim menavigasi tekanan kompetisi besar yang menentukan.


Pendapat Pengamat & Reaksi Publik

Berita tentang kemungkinan kembalinya Verratti ke timnas Italia memicu beragam reaksi dari publik dan pengamat sepak bola. Banyak pendukung Azzurri yang menyambut ide ini dengan harapan bahwa pengalaman dan kemampuan teknis Verratti dapat menambah kestabilan lini tengah, terutama dalam pertandingan bertekanan tinggi.

Pendukung juga menyoroti fakta bahwa meskipun kompetisi yang dihadapi timnas Italia semakin sulit, pengalaman pemain veteran seperti Verratti bisa menjadi aset berharga yang tidak dimiliki oleh banyak pemain muda saat ini. Namun, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa pergantian generasi tetap penting, dan tim tidak hanya bergantung pada nama besar dari masa lalu.


Apakah Verratti Akan Dipanggil untuk Play-off?

Hingga saat ini, keputusan resmi mengenai apakah Marco Verratti akan dipanggil kembali belum diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Diskusi yang berlangsung masih bersifat awal dan eksploratif, serta kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh hasil pertemuan berikutnya antara pelatih, staf, dan sang pemain sendiri.

Timnas Italia saat ini tengah memantau persiapan lawan mereka di play-off, termasuk semifinal melawan Irlandia Utara — pertandingan yang merupakan batu loncatan pertama untuk mencapai final dan kemudian bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.


Kesimpulan

Pertimbangan kembalinya Marco Verratti ke tim nasional Italia merupakan salah satu langkah taktis yang dilihat oleh Gennaro Gattuso dan Gianluigi Buffon sebagai upaya untuk memperkuat lini tengah tim dalam menghadapi serangkaian pertandingan play-off yang krusial. Diskusi yang terjadi — termasuk pertemuan langsung di Qatar antara pelatih, manajemen, dan Verratti — menunjukkan bahwa Italia ingin mencoba segala opsi untuk meningkatkan peluang lolos ke Piala Dunia 2026.

Keputusan akhir masih menunggu hasil evaluasi lebih lanjut dari staf pelatih, performa pemain, dan kesiapan sang gelandang veteran. Publik serta fans sepak bola Italia dan internasional kini menunggu konfirmasi resmi dari FIGC terkait keputusan yang bisa menjadi salah satu momen besar dalam perjalanan kualifikasi Azzurri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *