News

Persib Bandung Tekuk Ratchaburi 1-0, Thom Haye Tampil Heroik di GBLA

newsfootball.id – Persib Bandung menutup kiprahnya di AFC Champions League Two 2025/2026 dengan kemenangan bermartabat. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Maung Bandung sukses menundukkan Ratchaburi FC dengan skor 1-0 pada leg kedua babak 16 besar, Rabu malam (18/2/2026).

Walau hasil tersebut belum cukup untuk membalikkan agregat 1-3 dari wakil Thailand, penampilan Persib mencerminkan mental juara, terutama lewat aksi gemilang Thom Haye yang memimpin lini tengah dengan penuh determinasi.

Persib Tampil Menekan Sejak Menit Awal

Sejak peluit pertama dibunyikan, Persib Bandung langsung mengambil inisiatif permainan. Pelatih Bojan Hodak menurunkan skema menyerang karena timnya harus mengejar defisit tiga gol dari leg pertama di Thailand.

Tekanan demi tekanan datang melalui sektor sayap yang diisi Alfeandra Dewangga dan Uilliam Barros. Thom Haye memegang kendali permainan dari lini tengah dengan distribusi bola yang presisi dan visi bermain yang matang.

Di sisi lain, Ratchaburi FC memilih bermain lebih pragmatis. Tim tamu mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat untuk menjaga keunggulan agregat.

Andrew Jung Pecah Kebuntuan

Setelah beberapa peluang gagal membuahkan hasil, Persib akhirnya membuka skor menjelang turun minum. Andrew Jung memanfaatkan kelengahan lini belakang Ratchaburi dan melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dibendung kiper lawan.

Gol tersebut membakar semangat publik GBLA. Ribuan bobotoh langsung menggema memberikan energi tambahan bagi para pemain. Skor 1-0 memberi harapan baru bagi Persib untuk mengejar keajaiban.

Namun momentum tersebut tidak bertahan lama.

Kartu Merah Barros Mengubah Jalannya Laga

Petaka datang ketika Uilliam Barros menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Jonathan Khemdee. Keputusan wasit membuat Persib harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua.

Situasi ini memaksa Persib menurunkan intensitas pressing. Ratchaburi mulai berani keluar menyerang dan mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Meski demikian, Persib tidak kehilangan arah. Thom Haye mengambil peran lebih dalam sebagai pengatur tempo sekaligus pemutus serangan lawan.

Thom Haye, Jenderal Lapangan Tengah

Nama Thom Haye menjadi pusat perhatian sepanjang pertandingan. Gelandang timnas Indonesia itu tampil sebagai otak permainan Persib. Ia mengatur ritme, memutus serangan, dan membangun transisi menyerang dengan efektif.

Haye hampir mencatatkan assist saat umpan terobosannya menemui Adam Alis. Ia juga terlibat langsung dalam proses gol Andrew Jung. Selain itu, ia beberapa kali melakukan tekel krusial yang menggagalkan peluang Ratchaburi.

Penampilannya menunjukkan kualitas seorang pemimpin sejati di lapangan.

Dewangga dan Kurzawa Aktif dari Sisi Kiri

Alfeandra Dewangga juga tampil menonjol sebagai bek kiri. Ia rajin naik membantu serangan dan menciptakan ruang di sisi kiri pertahanan Ratchaburi. Dari salah satu aksinya, Persib berhasil membangun serangan yang berujung gol.

Pada babak kedua, Layvin Kurzawa masuk menggantikan Dewangga dan langsung memberi dampak. Ia menciptakan peluang, melakukan penetrasi, dan bahkan hampir mencetak gol tambahan bagi Persib.

Beckham Putra Bawa Energi Baru

Masuk dari bangku cadangan, Beckham Putra langsung menyuntikkan energi ke lini serang. Ia bekerja tanpa lelah, membantu bertahan, dan tetap aktif menciptakan peluang.

Salah satu umpannya hampir berbuah gol ketika Kurzawa mendapatkan ruang tembak. Beckham menunjukkan mentalitas petarung yang dibutuhkan Persib dalam laga penuh tekanan.

Persib Menang, Tapi Gagal Lolos

Walau Persib mengamankan kemenangan 1-0, hasil tersebut belum cukup untuk mengubah nasib. Ratchaburi tetap melaju ke perempat final dengan keunggulan agregat 3-1.

Meski tersingkir, Persib tetap mencatat rekor kandang yang membanggakan di kompetisi Asia musim ini. Maung Bandung hanya dua kali kalah dari sembilan pertandingan yang mereka jalani.

Modal Positif untuk Liga 1

Kinerja solid melawan tim kuat Thailand ini memberi sinyal positif menjelang lanjutan Liga 1 Indonesia. Persib menunjukkan kedalaman skuad dan mental bertanding yang kuat, bahkan saat harus bermain dengan 10 orang.

Pelatih Bojan Hodak kini bisa fokus membawa Persib mengejar target domestik dengan kepercayaan diri yang tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *