5 Kandidat Pelatih Pengganti Xabi Alonso di Real Madrid, Apakah Zidane Akan Kembali?
newsfootball.id – Isu pengganti Xabi Alonso di Real Madrid semakin menguat seiring performa Los Blancos yang menurun di La Liga musim 2025/2026.. Manajemen Los Blancos kini dituntut bersiap dengan berbagai skenario, termasuk kemungkinan pergantian pelatih jika hasil buruk terus berlanjut.
Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Real Madrid hanya mampu meraih dua kemenangan. Hasil tersebut membuat mereka tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen sementara La Liga. Situasi ini jelas tidak sejalan dengan target klub yang selalu mengincar gelar juara domestik dan Eropa.
Laga penting melawan Manchester City di Liga Champions disebut menjadi titik penentu masa depan Alonso. Jika Real Madrid gagal meraih hasil positif, tekanan dari publik, media, dan internal klub diyakini akan semakin besar. Florentino Perez dikenal sebagai presiden yang tidak ragu mengambil keputusan besar demi menjaga ambisi klub.
Sejumlah nama pelatih papan atas pun mulai dikaitkan dengan kursi panas di Santiago Bernabeu. Mereka dinilai memiliki pengalaman, mental juara, serta kapasitas untuk menangani skuad bertabur bintang seperti Jude Bellingham, Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Federico Valverde.
Berikut lima kandidat utama yang dinilai paling realistis untuk menggantikan Xabi Alonso jika Real Madrid memutuskan melakukan perubahan.
1. Jurgen Klopp, Opsi Besar dengan Mental Juara
Nama Jurgen Klopp menjadi yang paling sering dibicarakan dalam bursa pelatih elite Eropa. Mantan manajer Liverpool tersebut saat ini tidak terikat kontrak sebagai pelatih klub, meskipun ia telah menjabat peran strategis di Red Bull sebagai Global Head of Soccer.
Klopp dikenal sebagai pelatih dengan karakter kuat, pendekatan emosional, serta kemampuan membangun mental juara dalam tim. Keberhasilannya membawa Liverpool menjuarai Liga Champions dan Premier League menjadi bukti kualitasnya.
Meski Klopp dikabarkan tertarik melatih tim nasional Jerman di masa depan, peluang menukangi Real Madrid tetap sangat menggoda. Dengan skuad bertalenta dan ambisi besar, Madrid bisa menjadi proyek klub terakhir dalam karier kepelatihannya.

2. Zinedine Zidane, Figur Aman yang Pahami DNA Madrid
Zinedine Zidane selalu menjadi nama yang relevan setiap kali Real Madrid menghadapi krisis pelatih. Legenda Prancis tersebut memiliki rekam jejak luar biasa bersama Los Blancos, termasuk tiga gelar Liga Champions secara beruntun.
Zidane memahami betul tekanan Bernabeu, karakter pemain bintang, serta budaya juara Real Madrid. Faktor ini membuatnya menjadi solusi paling aman jika klub membutuhkan stabilitas cepat.
Meski ia disebut akan menangani Timnas Prancis di masa depan, peluang kembali ke Madrid sebelum itu tetap terbuka. Kehadiran Kylian Mbappe juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi Zidane untuk kembali bekerja di level klub.

3. Raul Gonzalez, Taruhan Emosional dari Internal Klub
Raul Gonzalez menjadi kandidat internal yang kerap disebut-sebut ketika Madrid menghadapi situasi darurat. Sebagai ikon klub, Raul memiliki pengaruh emosional yang kuat di ruang ganti.
Pengalamannya menangani Real Madrid Castilla memberinya pemahaman mendalam tentang filosofi klub dan pengembangan pemain muda. Namun, tantangan mengelola tim utama dengan tekanan besar jelas jauh berbeda.
Jika manajemen memilih pendekatan jangka pendek sambil menjaga stabilitas internal, Raul bisa menjadi opsi sementara. Aura kepemimpinannya berpotensi membangkitkan semangat tim di saat genting.

4. Jose Mourinho, Kembali ke Masa Lalu yang Penuh Ambisi
Jose Mourinho juga masuk dalam radar sebagai kandidat potensial. Pelatih asal Portugal itu pernah mencatat sejarah penting bersama Real Madrid, termasuk meraih 100 poin di La Liga musim 2011/2012.
Saat ini Mourinho menangani Benfica, namun performa timnya belum sesuai harapan. Klausul kontraknya memungkinkan pemutusan kerja sama lebih cepat jika situasi tidak membaik.
Florentino Perez diketahui memiliki hubungan profesional yang kompleks dengan Mourinho. Namun, dalam kondisi tertentu, kembalinya sang “Special One” bisa dianggap sebagai langkah strategis untuk mengembalikan mental kompetitif Madrid.

5. Simone Inzaghi, Alternatif Modern dengan Pendekatan Taktis
Simone Inzaghi menjadi kandidat yang menarik dari sisi taktik modern. Setelah sukses di Italia, ia kini melatih Al Hilal dan langsung menunjukkan dampak signifikan, termasuk kemenangan mengejutkan atas Manchester City di Piala Dunia Antarklub.
Inzaghi dikenal piawai meramu sistem permainan efektif dan fleksibel. Ia juga mampu mengoptimalkan pemain bintang dalam struktur tim yang disiplin.
Meski faktor gaji dan kontrak di Arab Saudi bisa menjadi kendala, daya tarik melatih Real Madrid tetap sulit ditolak. Jika Madrid menginginkan pelatih dengan pendekatan taktis segar, Inzaghi bisa menjadi pilihan serius.

Real Madrid di Persimpangan Jalan
Situasi yang dihadapi Real Madrid saat ini menuntut keputusan cepat dan tepat. Xabi Alonso masih memiliki peluang membalikkan keadaan, namun klub tidak bisa mengabaikan rencana cadangan.
Laga-laga besar di La Liga dan Liga Champions akan menjadi penentu arah musim. Siapa pun yang nantinya memimpin tim, Real Madrid tetap menargetkan gelar dan menjaga statusnya sebagai klub paling sukses di Eropa.

