BolatainmentDuniaEropaJadwal & SkorSportTrending

Real Madrid Tekuk Sevilla 2-0, Bellingham dan Mbappe Jaga Tekanan ke Barcelona

newsfootball.id – Real Madrid kembali menunjukkan karakter juara saat menghadapi tekanan persaingan papan atas La Liga. Bermain di Stadion Santiago Bernabeu, Los Blancos berhasil menundukkan Sevilla dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Spanyol, Minggu (21/12/2025) dini hari WIB. Jude Bellingham dan Kylian Mbappe tampil sebagai penentu kemenangan yang menjaga asa Madrid dalam perburuan gelar musim ini.

Kemenangan tersebut memperpanjang catatan positif Real Madrid di kandang. Dari 12 pertandingan liga terakhir di Bernabeu, Madrid mampu meraih 11 kemenangan. Performa solid ini menegaskan dominasi mereka atas Sevilla, yang kembali gagal mencuri poin dalam lawatan ke ibu kota Spanyol.

Tambahan tiga poin juga menjadi modal penting bagi pasukan Xabi Alonso. Madrid terus menempel ketat Barcelona di papan atas klasemen, sekaligus meredam tekanan yang sempat mengarah kepada sang pelatih dalam beberapa pekan terakhir.

Madrid Langsung Ambil Inisiatif

Sejak wasit meniup peluit awal, Real Madrid langsung menguasai tempo permainan. Tim tuan rumah tampil agresif dengan intensitas tinggi dan mencoba mencetak gol cepat. Madrid memahami betul pentingnya gol pembuka, mengingat mereka selalu menang dalam laga liga musim ini ketika mampu unggul lebih dulu.

Peluang pertama hadir lewat pergerakan Rodrygo di sisi kanan. Ia mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti, namun Fran Garcia gagal memaksimalkannya setelah kiper Sevilla, Odysseas Vlachodimos, melakukan penyelamatan sigap.

Sevilla tidak tinggal diam. Tim tamu beberapa kali mencoba menekan melalui serangan balik cepat. Isaac Romero hampir mengejutkan publik Bernabeu saat mencoba mengangkat bola melewati Thibaut Courtois. Sayangnya, bola hanya melenceng tipis dari sasaran.

Setelah sepuluh menit pertama yang terbuka, Madrid mulai mengendalikan permainan. Trio Vinicius Junior, Rodrygo, dan Mbappe terus merepotkan lini belakang Sevilla. Mbappe sendiri memperoleh peluang dari sudut sempit, namun bola sepakannya melintas di depan gawang tanpa berbuah gol.

Bellingham Pecah Kebuntuan

Ketika laga tampak akan memasuki jeda tanpa gol, Real Madrid akhirnya memecah kebuntuan. Pada menit ke-38, Rodrygo mengeksekusi tendangan bebas dari sisi kanan dengan presisi tinggi. Jude Bellingham menyambut bola tersebut dengan sundulan akurat yang tak mampu dihalau Vlachodimos.

Gol ini mengangkat moral Madrid sekaligus memukul mental Sevilla. Bellingham kembali membuktikan perannya sebagai gelandang produktif yang kerap muncul di momen krusial. Gol tersebut juga menegaskan kontribusi besarnya sejak bergabung dengan Los Blancos.

Sevilla mencoba merespons sebelum turun minum. Alexis Sanchez hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan salto spektakuler di dalam kotak penalti. Namun, bola hanya menghantam bagian atas jaring gawang Courtois. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Real Madrid.

Mbappe Terus Menekan di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, perhatian tertuju pada Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu tampil semakin agresif dan aktif mencari ruang. Dalam 12 menit pertama, Mbappe mendapatkan dua peluang emas, tetapi Vlachodimos kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan kedua kesempatan tersebut.

Satu peluang Mbappe bahkan sempat membuat publik Bernabeu terkesima. Sundulan kerasnya berhasil ditepis kiper Sevilla sebelum bola membentur mistar gawang. Meski gagal mencetak gol saat itu, Mbappe tetap menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan.

Sevilla sesekali mampu keluar dari tekanan. Courtois harus melakukan beberapa penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Alexis Sanchez dan Isaac Romero. Namun, intensitas serangan Madrid perlahan membuat Sevilla kesulitan menjaga kedisiplinan.

Kartu Merah Ubah Jalannya Laga

Titik balik pertandingan terjadi ketika Sevilla harus bermain dengan 10 orang. Bek mereka, Marcao, menerima kartu kuning kedua setelah melakukan tekel ceroboh terhadap Jude Bellingham. Keputusan wasit membuat Sevilla semakin tertekan dan kehilangan keseimbangan permainan.

Unggul jumlah pemain, Real Madrid meningkatkan tempo serangan. Arda Guler dan Aurelien Tchouameni mengatur ritme dari lini tengah, sementara Vinicius dan Rodrygo terus menekan dari sisi sayap. Sevilla lebih banyak bertahan dan berharap serangan balik.

Vlachodimos kembali menjadi penyelamat Sevilla setelah menepis tembakan keras Rodrygo yang mengarah ke pojok gawang. Namun, tekanan tanpa henti akhirnya memaksa Sevilla melakukan kesalahan fatal.

Penalti Mbappe Kunci Kemenangan

Pada menit-menit akhir pertandingan, Rodrygo dijatuhkan Juanlu Sanchez di dalam kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Kylian Mbappe maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan tenang. Ia mengirim bola ke arah berlawanan dari kiper dan mengubah skor menjadi 2-0.

Gol tersebut menjadi gol ke-18 Mbappe di La Liga musim ini. Catatan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling produktif di kompetisi domestik Spanyol.

Real Madrid sempat mendapatkan penalti kedua, namun VAR menganulir keputusan tersebut. Meski begitu, keunggulan dua gol sudah cukup bagi Madrid untuk mengamankan kemenangan hingga peluit akhir dibunyikan.

Dominasi Statistik dan Pesan Kuat ke Rival

Secara statistik, Real Madrid tampil lebih efektif. Mereka menguasai 53 persen penguasaan bola dan melepaskan 18 tembakan, delapan di antaranya mengarah ke gawang. Sevilla mencoba melawan dengan 14 tembakan, tetapi hanya lima yang tepat sasaran.

Kemenangan ini mempertegas konsistensi Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga. Mereka tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi juga menunjukkan kedewasaan dalam mengelola pertandingan, terutama saat menghadapi lawan yang bermain disiplin.

Bagi Sevilla, kekalahan ini memperpanjang periode sulit mereka di laga tandang. Tim asuhan Matias Almeyda masih harus bekerja keras untuk menemukan stabilitas performa, terutama saat menghadapi tim papan atas.

Madrid Jaga Asa Juara

Hasil ini menjaga Real Madrid tetap berada dalam tekanan positif terhadap Barcelona di puncak klasemen. Xabi Alonso patut puas dengan respons anak asuhnya yang tampil solid dan fokus sepanjang pertandingan.

Dengan performa seperti ini, Real Madrid mengirim pesan jelas kepada para pesaingnya. Los Blancos belum menyerah dalam perburuan gelar dan siap memanfaatkan setiap peluang hingga akhir musim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *