BolatainmentDuniaEropaJadwal & SkorSportTrending

Kontroversi VAR Penalti Newcastle vs Chelsea: Keputusan yang Memicu Perdebatan

Newsfootball.id — Laga Premier League antara Newcastle United dan Chelsea di St James’ Park menyajikan drama besar. Pertandingan berakhir imbang 2–2. Namun, perhatian publik justru tertuju pada satu keputusan krusial VAR yang menolak memberi penalti kepada Newcastle United.

Insiden tersebut memicu perdebatan luas. Banyak pihak mempertanyakan konsistensi penerapan VAR di Liga Inggris. Suporter, pengamat, hingga pelatih Newcastle menyuarakan kekecewaan mereka secara terbuka.

Kronologi Insiden Anthony Gordon

Kontroversi terjadi pada menit ke-54. Anthony Gordon mengejar bola di sisi kanan kotak penalti Chelsea. Trevoh Chalobah mencoba menghalangi pergerakannya. Kontak fisik pun terjadi.

Gordon terjatuh hingga keluar lapangan. Para pemain Newcastle langsung mengajukan protes keras. Mereka menilai Chalobah melakukan pelanggaran yang layak diganjar penalti.

Wasit Andy Madley tetap melanjutkan permainan. Ia menilai insiden tersebut tidak melanggar aturan. VAR kemudian melakukan pemeriksaan singkat dan mendukung keputusan wasit di lapangan.

Alasan VAR Tidak Memberikan Penalti

VAR menilai Chalobah melakukan aksi shielding atau melindungi bola. Menurut penilaian ofisial, bek Chelsea berada sejajar dengan Gordon. Kontak tubuh dianggap wajar dalam situasi duel.

VAR juga menyimpulkan bahwa Chalobah tidak menarik, mendorong, atau menjatuhkan lawan secara ilegal. Karena itu, mereka tidak melihat adanya kesalahan jelas dan nyata dari wasit utama.

Keputusan ini kembali memunculkan kritik lama terhadap interpretasi aturan VAR, terutama dalam situasi kontak fisik di kotak penalti.

Eddie Howe Tunjukkan Kekecewaan

Pelatih Newcastle Eddie Howe menyampaikan kekecewaan besar usai pertandingan. Ia menilai keputusan tersebut sulit diterima. Howe menyebut insiden itu sebagai penalti paling jelas yang pernah ia lihat.

“Di area lain lapangan, wasit pasti memberi pelanggaran,” ujar Howe. “Ketika VAR tidak mengubah keputusan, itu sangat mengecewakan.”

Howe menegaskan bahwa keputusan tersebut berdampak besar terhadap jalannya laga. Menurutnya, Newcastle kehilangan momentum saat berada dalam posisi unggul.

Pendapat Pengamat dan Mantan Pemain

Sejumlah pengamat sepak bola Inggris turut mengkritik keputusan VAR. Ally McCoist menyebut insiden itu sebagai penalti mutlak. Ia merasa Chalobah tidak menyentuh bola sama sekali.

Mantan pemain Chelsea Joe Cole juga sepakat. Ia menilai Gordon berada dalam posisi menguntungkan dan mendapat kontak yang berlebihan. Menurut Cole, VAR seharusnya meminta wasit melihat ulang insiden tersebut.

Pendapat ini memperkuat kesan bahwa standar penilaian VAR masih memicu kebingungan di kalangan publik sepak bola.

Penjelasan Resmi Premier League

Premier League melalui akun resmi Match Centre memberikan klarifikasi singkat. Mereka menyebut bahwa Chalobah melakukan shielding secara sah. VAR menilai kontak terjadi dalam batas wajar.

Penjelasan tersebut tidak sepenuhnya meredakan kritik. Banyak pihak menilai klarifikasi itu terlalu singkat dan tidak menjawab inti masalah.

Situasi ini menunjukkan jarak yang masih lebar antara pemahaman teknis wasit dan persepsi pemain serta suporter.

Dampak Langsung pada Jalannya Pertandingan

Sebelum insiden tersebut, Newcastle memimpin pertandingan dan tampil dominan. Penolakan penalti mengubah dinamika permainan. Chelsea mulai tampil lebih percaya diri setelah momen itu.

Chelsea akhirnya menyamakan skor dan membawa pulang satu poin penting. Newcastle harus puas dengan hasil imbang di kandang sendiri.

Hasil ini membuat Newcastle kembali kehilangan poin dari posisi unggul, sebuah masalah yang sering muncul musim ini.

Posisi Klasemen dan Implikasi

Tambahan satu poin menjaga Chelsea tetap berada di papan atas klasemen Premier League. Sementara itu, Newcastle tertahan di papan tengah dan gagal mendekati zona Eropa.

Lebih dari sekadar angka, keputusan VAR ini memengaruhi mental dan kepercayaan diri pemain Newcastle. Situasi tersebut bisa berdampak panjang jika terus berulang.

VAR dan Masalah Konsistensi

Kasus Newcastle vs Chelsea menegaskan masalah utama VAR: konsistensi. Teknologi seharusnya membantu wasit, bukan menambah kontroversi.

Banyak pihak menilai definisi “kesalahan jelas dan nyata” terlalu subjektif. Akibatnya, keputusan sering bergantung pada interpretasi individu.

Selama standar ini belum seragam, kontroversi serupa kemungkinan akan terus terjadi di Premier League.

Kesimpulan

Kontroversi VAR penalti Newcastle vs Chelsea menjadi sorotan besar di Liga Inggris. Keputusan untuk tidak memberikan penalti memicu kritik dari berbagai pihak.

Meski VAR memiliki dasar teknis, publik sepak bola menuntut kejelasan dan konsistensi. Kasus ini menjadi pengingat bahwa teknologi saja tidak cukup tanpa standar penilaian yang tegas.

Premier League kini menghadapi tantangan besar. Mereka harus memastikan VAR benar-benar menghadirkan keadilan, bukan sekadar pembenaran keputusan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *