BolatainmentJadwal & SkorNewsSport

Hasil Man United Vs Man City 0-1: Haaland Ukir Rekor Gol Derbi Manchester

Newsfootball.id – Hasil Man United Vs Man City 0-1: Haaland Ukir Rekor Gol Derbi Manchester

Manchester City berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Manchester United dalam pertandingan lanjutan Premier League 2026/2027. Bermain di Stadion Old Trafford, Minggu (13/9/2026), The Citizens menang tipis dengan skor 1-0.

Gol tunggal Manchester City dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-60. Penyerang asal Norwegia itu memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti untuk menaklukkan kiper Manchester United, Gianluigi Donnarumma.

Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa bagi Manchester City karena mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Phil Foden menerima kartu merah pada menit ke-23 setelah terlibat insiden dengan Bruno Fernandes.

Meski unggul jumlah pemain selama lebih dari satu jam, Manchester United gagal memanfaatkan keuntungan tersebut. Sebaliknya, Manchester City mampu bertahan dengan disiplin dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Phil Foden Dikeluarkan dari Lapangan

Derbi Manchester kali ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal. Kedua tim sama-sama berusaha menguasai permainan dan menciptakan peluang di lini depan.

Manchester City mendapat pukulan besar pada menit ke-23 ketika Phil Foden diganjar kartu merah. Pemain tersebut dianggap melakukan tindakan keras terhadap Bruno Fernandes dalam sebuah insiden di lapangan.

Keputusan wasit itu membuat Manchester City harus bermain dengan 10 pemain. Situasi tersebut semestinya menjadi keuntungan besar bagi Manchester United yang tampil di hadapan pendukung sendiri.

Namun, Manchester City tidak langsung kehilangan organisasi permainan. Tim asuhan Enzo Maresca tersebut memilih bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik untuk menciptakan ancaman.

Manchester United berusaha meningkatkan tekanan setelah unggul jumlah pemain. Akan tetapi, penyelesaian akhir mereka belum cukup efektif untuk mengubah dominasi penguasaan bola menjadi gol.

Manchester United Gagal Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain

Bermain dengan 10 pemain membuat Manchester City lebih banyak bertahan. Meski demikian, lini belakang mereka mampu menjaga jarak antarpemain dan membatasi ruang gerak para penyerang Manchester United.

Tim tuan rumah beberapa kali memperoleh peluang untuk membuka keunggulan. Marcus Rashford sempat melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang. Peluang serupa juga didapat Kobbie Mainoo, tetapi bola kembali mengenai mistar atau tiang.

Peluang-peluang tersebut menunjukkan bahwa Manchester United sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada pasukan Michael Carrick.

Manchester United juga kesulitan membongkar pertahanan City melalui permainan terbuka. Umpan-umpan menuju area penalti sering kali dapat dipatahkan oleh bek lawan.

Di sisi lain, Manchester City tetap berusaha menjaga ancaman melalui pergerakan Haaland. Kehadiran sang penyerang membuat lini belakang United tidak bisa sepenuhnya maju membantu serangan.

Haaland Cetak Gol Penentu

Gol yang menentukan hasil pertandingan tercipta pada menit ke-60. Manchester City melancarkan serangan dari sisi lapangan sebelum Josko Gvardiol mengirimkan umpan silang ke area penalti.

Haaland berada di posisi yang tepat untuk menyambut bola tersebut. Ia kemudian melakukan penyelesaian yang mengarah ke gawang Manchester United dan tidak mampu dihentikan Donnarumma.

Gol itu sempat menimbulkan kontroversi. Wasit awalnya menganulir gol Haaland karena dugaan offside. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan melalui Video Assistant Referee atau VAR, gol tersebut akhirnya disahkan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa posisi Haaland masih berada dalam posisi onside karena salah satu pemain Manchester United, Patrick Dorgu, membuatnya tetap berada di belakang garis pertahanan terakhir.

VAR juga menilai bahwa Enzo Fernandez, yang berada dalam posisi offside, tidak cukup mengganggu jalannya permainan atau menghalangi pemain bertahan United.

Keputusan tersebut memicu perdebatan. Sejumlah pemain dan pihak Manchester United menilai ada unsur gangguan dalam proses terciptanya gol. Namun, keputusan akhir tetap menetapkan gol Haaland sebagai gol sah.

Haaland Ukir Rekor dalam Derbi Manchester

Gol ke gawang Manchester United membuat Erling Haaland semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah derbi Manchester.

Haaland kini tercatat telah mencetak sembilan gol dalam pertandingan derbi Manchester. Catatan tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah pertemuan Manchester United dan Manchester City.

Rekor tersebut menjadi pencapaian penting bagi Haaland. Sejak bergabung dengan Manchester City, ia memang dikenal memiliki produktivitas tinggi, termasuk ketika menghadapi rival sekota.

Salah satu penampilan paling berkesan Haaland dalam derbi terjadi pada Oktober 2022. Saat itu, ia mencetak hat-trick dan membantu Manchester City mengalahkan Manchester United dengan skor 6-3.

Namun, gol pada pertandingan kali ini memiliki arti berbeda. Haaland mencetak gol kemenangan ketika timnya bermain dengan 10 pemain. Karena itu, kontribusinya bukan hanya soal jumlah gol, tetapi juga menentukan hasil pertandingan dalam situasi sulit.

Donnarumma Jadi Penyelamat Manchester City

Selain Haaland, kiper Manchester City Gianluigi Donnarumma juga memiliki peran penting dalam kemenangan tersebut. Penjaga gawang asal Italia itu melakukan sejumlah penyelamatan krusial, terutama pada menit-menit akhir pertandingan.

Manchester United terus berusaha mencari gol penyeimbang. Tekanan meningkat ketika waktu pertandingan mendekati akhir. Namun, Donnarumma mampu menjaga fokus dan menggagalkan peluang berbahaya dari para pemain tuan rumah.

Salah satu penyelamatan penting terjadi pada masa injury time ketika Bryan Mbeumo memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Donnarumma bergerak cepat dan berhasil mengamankan gawang City.

Penampilan tersebut membuat Donnarumma menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam kemenangan Manchester City. Tanpa penyelamatannya, keunggulan City berpotensi runtuh pada menit-menit akhir.

Kinerja Donnarumma juga menunjukkan bahwa kemenangan ini bukan hanya hasil dari gol Haaland. Pertahanan kolektif dan penampilan kiper menjadi faktor utama yang membantu City bertahan dari tekanan Manchester United.

Manchester City Pertahankan Rekor Sempurna

Kemenangan atas Manchester United membuat Manchester City mempertahankan awal musim yang sempurna di Premier League 2026/2027.

The Citizens telah memenangkan seluruh empat pertandingan liga yang mereka jalani. Tambahan tiga poin dari Old Trafford membawa Manchester City mengoleksi 12 poin dan menempatkan mereka di posisi kedua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Arsenal.

Hasil ini memperlihatkan bahwa Manchester City tetap menjadi salah satu kandidat kuat dalam persaingan gelar juara. Meski mengalami kesulitan karena kartu merah Foden, mereka mampu menunjukkan ketahanan mental dan kedisiplinan taktik.

Pelatih Enzo Maresca tentu dapat menjadikan kemenangan tersebut sebagai modal penting untuk pertandingan berikutnya. Bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam dan tetap meraih tiga poin menjadi bukti bahwa skuad City memiliki kemampuan menghadapi tekanan.

Manchester City juga menunjukkan fleksibilitas dalam mengubah pendekatan permainan. Mereka tidak memaksakan penguasaan bola seperti biasanya, tetapi lebih mengutamakan pertahanan dan efektivitas serangan.

Manchester United Masih Berada di Papan Bawah

Bagi Manchester United, kekalahan ini menjadi hasil mengecewakan. Mereka memiliki keuntungan jumlah pemain setelah Foden dikeluarkan, tetapi tidak mampu memaksimalkan situasi tersebut.

Kegagalan mencetak gol juga memperlihatkan persoalan dalam efektivitas serangan. Manchester United mampu menciptakan beberapa peluang, tetapi penyelesaian akhir mereka tidak cukup tajam.

Kekalahan dari rival sekota membuat Manchester United masih tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi empat poin dari empat pertandingan.

Situasi tersebut menjadi tantangan bagi Michael Carrick. Pelatih Manchester United perlu memperbaiki konsistensi permainan, terutama dalam hal membangun serangan dan memanfaatkan peluang.

Selain itu, keputusan VAR terkait gol Haaland juga menjadi bahan evaluasi. Carrick dan sejumlah pemain United menilai keputusan tersebut kontroversial, tetapi tim tetap harus memperbaiki performa agar tidak bergantung pada satu keputusan wasit.

Kontroversi VAR Warnai Derbi

Gol Haaland tidak hanya menentukan skor akhir, tetapi juga menimbulkan perdebatan mengenai penerapan aturan offside.

Dalam proses gol tersebut, Haaland sempat dinyatakan berada dalam posisi offside. Namun, pemeriksaan VAR kemudian mengubah keputusan karena posisi Dorgu membuat Haaland tetap onside.

Perdebatan muncul karena Enzo Fernandez berada dalam posisi offside dan terlihat berusaha menjangkau bola. Pihak yang mengkritik keputusan VAR menilai keberadaan Fernandez berpotensi memengaruhi pemain bertahan Manchester United.

Bahkan, otoritas perwasitan Pro Ref kemudian mengakui bahwa proses pengambilan keputusan tersebut seharusnya dapat ditinjau kembali melalui pemeriksaan langsung oleh wasit di lapangan.

Meski demikian, hasil pertandingan tetap tidak berubah. Manchester City dinyatakan menang 1-0 dan Haaland tercatat sebagai pencetak gol penentu.

Kesimpulan

Manchester City berhasil mengalahkan Manchester United dengan skor 1-0 dalam derbi Manchester yang berlangsung penuh drama. Gol Erling Haaland pada menit ke-60 menjadi pembeda, sementara kartu merah Phil Foden membuat City harus berjuang dengan 10 pemain.

Haaland juga mencatatkan sejarah baru dengan menjadi pencetak gol terbanyak dalam derbi Manchester. Di sisi lain, Donnarumma tampil gemilang untuk mempertahankan keunggulan City hingga peluit akhir.

Kemenangan ini menjaga rekor sempurna Manchester City di awal musim Premier League. Sementara itu, Manchester United harus segera berbenah setelah gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan masih tertahan di papan bawah klasemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *